Jakarta Olahraga di bulan Ramadan merupakan aktivitas yang dianjurkan. Pasalnya, dengan berolahraga secara teratur dapat menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh saat sedang berpuasa. Melansir laman resmi Rumah Sakit (RS) Sardjito Yogyakarta, prinsip olahraga yang dilakukan pada saat berpuasa adalah menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Terlebih di Meskibisa meningkatkan kualitas tidur, latihan kebugaran jasmani sebaiknya tidak dilakukan beberapa jam sebelum jam tidurmu. Bukannya mengantuk, tubuh malah akan terjaga dan kesulitan untuk tidur. 15. Efek Positif Bagi Aktivitas Seksual. Manfaat dari kebugaran jasmani berikutnya adalah memberikan efek positif bagi aktivitas seksual. Septem. Apa yang dilakukan setelah berolahraga memiliki peran penting untuk membantu kamu meraih hasil maksimal sehabis beraktivitas fisik, mulai dari membesarkan otot, menurunkan berat badan, hingga mengurangi nyeri otot. Maka dari itu, mari kita kenali berbagai kebiasaan baik yang wajib dilakukan setelah berolahraga. Minum air putih. Latihanfleksibilitas dilakukan agar otot-otot persendian tidak kaku dan dapat bergerak dengan leluasa tanpa adanya gangguan yang berati. Biasanya, latihan fleksibilitas dilakukan saat kita melakukan stretching (peregangan) setelah berolahraga, entah itu kardio ataupun kekuatan. Gerakan peregangan bisa dilakukan secara statis maupun dinamis. Berikutini beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk menjaga daya tahan tubuh si kecil agar tetap prima: Biasakan makan sayur dan buah. Sebaiknya mulai ajarkan si kecil membiasakan diri makan sayur dan buah secara rutin setiap hari. Buah dan sayuran memiliki vitamin dan mineral yang bermacam-macam penting bagi tubuh si kecil. Pasalnya tubuh telah menghabiskan sebagian energi yang tersimpan. Sementara itu, berolahraga setelah buka puasa kemungkinan dapat memicu masalah perut. Olahraga di bulan Ramadan, sebaiknya dilakukan sesuai dengan kemampuan dan waktu yang tepat. 4. Pastikan asupan nutrisi yang dikonsumsi tepat. Berolahraga membuat Anda menghabiskan SPYeX7d. Ada beragam manfaat olahraga yang bisa Anda peroleh, mulai dari memelihara fungsi organ hingga meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, olahraga juga baik untuk kesehatan mental Anda. Olahraga merupakan salah satu cara paling praktis dan sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi masih sering kali terabaikan. Padahal, dengan berolahraga dan aktif bergerak secara rutin, tubuh dapat lebih bugar dan kesehatan Anda pun akan tetap terjaga. Beragam Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Tubuh Tidak ada kata terlambat untuk berolahraga. Berapa pun usia Anda, aktivitas fisik dan olahraga secara rutin baik dilakukan agar tubuh lebih sehat dan kuat. Berikut ini adalah beragam manfaat olahraga bagi kesehatan tubuh yang bisa Anda dapatkan 1. Mencegah penyakit jantung dan stroke Olahraga rutin setiap hari atau minimal 3 kali per minggu dapat memperkuat otot jantung, melancarkan aliran darah, serta meningkatkan kadar kolesterol baik HDL dan menurunkan kadar kolesterol jahat LDL. Hal ini menjadikan olahraga sebagai salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke. 2. Mengendalikan kadar gula darah Olahraga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil, terutama pada penderita diabetes tipe 2. Tak hanya itu, ruitn berolahraga juga bisa mencegah terjadinya resistensi insulin yang dapat memicu diabetes. 3. Menjaga tekanan darah tetap stabil Pada orang yang sehat, berolahraga secara rutin bisa mencegah terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Sedangkan pada penderita hipertensi, olahraga dapat menurunkan tekanan darah dan menjaganya tetap stabil. Beberapa jenis olahraga yang cocok untuk menurunkan tekanan darah adalah berenang, bersepeda, joging, yoga, dan jalan santai. 4. Mencegah dan meringankan nyeri punggung Nyeri punggung merupakan salah satu keluhan yang cukup umum dialami oleh orang dewasa dan lansia. Keluhan ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari saraf terjepit, cedera, posisi tidur yang salah, hingga kebiasaan jarang bergerak. Olahraga merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah dan meredakan nyeri punggung. Dengan rutin berolahraga, otot-otot tubuh seperti otot punggung, perut, dan kaki, akan menjadi lebih kuat dan mampu menopang sendi dan tulang belakang dengan lebih baik. Berbagai jenis olahraga yang baik untuk nyeri punggung adalah yoga, berenang, bersepeda, jalan kaki, atau pilates. Namun, jika nyeri punggung yang Anda rasakan tidak membaik atau semakin parah saat berolahraga, sebaiknya konsultasikan ke dokter. 5. Menjaga berat badan tetap ideal Melakukan aktivitas fisik secara teratur mampu mengurangi jaringan lemak tubuh dan menurunkan berat badan serta menjaganya tetap stabil. Hal ini membuat olahraga penting dilakukan untuk mencegah atau mengatasi obesitas. Namun, agar manfaat olahraga yang satu ini bisa dirasakan secara maksimal, Anda juga perlu menjaga berat badan tetap ideal dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh. 6. Menjaga tubuh tetap bugar dan kuat saat lanjut usia Tak hanya baik untuk orang yang berusia muda, olahraga juga sangat baik untuk kesehatan lansia. Berbagai jenis olahraga, seperti jalan santai, bersepeda, berenang, dan senam lansia, terbukti dapat membuat lansia lebih bugar. Selain itu, olahraga juga dapat memperkuat otot, tulang, dan sendi, serta mencegah demensia atau pikun. 7. Mengurangi risiko terjadinya osteoporosis Berbagai jenis olahraga, seperti jalan kaki, sepak bola, bola basket, atau aerobik, dapat memperkuat otot, tulang, dan sendi. Beberapa riset pun menunjukkan bahwa olahraga secara rutin berperan dalam mencegah terjadinya pengeroposan tulang atau osteoporosis. Namun, untuk menjaga tulang dan sendi tetap kuat, Anda juga perlu mencukupi asupan nutrisi yang penting untuk kesehatan tulang, seperti vitamin D dan kalsium. Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental Olahraga setiap hari tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga bisa meningkatkan kesehatan mental Anda. Beberapa manfaat olahraga untuk kesehatan mental, yaitu 1. Memperbaiki suasana hati Olahraga dapat memperbaiki suasana hati dengan cara menstimulasi pembentukan zat kimia pada otak, seperti serotonin dan endorfin. Ketika Anda merasa stres atau memiliki mood buruk setelah menjalani hari yang penuh tekanan, cobalah berolahraga untuk memperbaiki suasana hati. Agar manfaat olahraga ini lebih maksimal, pilihlah jenis olahraga yang Anda sukai. 2. Menumbuhkan rasa percaya diri Olahraga yang dilakukan secara teratur dapat menjaga berat tubuh tetap ideal. Hal ini dapat membuat Anda lebih percaya diri terhadap penampilan diri dan menumbuhkan self-esteem. 3. Mengatasi stres Salah satu manfaat olahraga yang baik untuk kesehatan mental adalah mengurangi stres dan mencegah terjadinya depresi. Dengan rutin berolahraga, tingkat hormon stres seperti kortisol, adrenalin, dan norepinefrin dapat dikurangi. Sementara itu, kadar hormon serotonin dan dopamin yang bisa memperbaiki suasana hati akan meningkat, sehingga Anda pun merasa lebih rileks dan bahagia. Olahraga pun baik untuk mencegah dan meringankan gejala gangguan mental, seperti depresi dan gangguan cemas. 4. Membuat tidur lebih nyenyak Apakah Anda sulit tidur pada malam hari atau kerap terbangun di tengah malam? Nah, olahraga secara teratur bisa menjadi solusi untuk mengatasinya. Aktivitas ini juga dapat membantu Anda tidur lebih cepat dan nyenyak. Namun, untuk mendapatkan manfaat olahraga yang satu ini, Anda disarankan untuk melakukan sleep hygiene dan tidak berolahraga menjelang waktu tidur. 5. Mengembalikan gairah seksual Bagi Anda yang sering merasa kelelahan atau kurang bergairah saat berhubungan intim, cobalah lebih sering berolahraga. Aktivitas fisik atau olahraga secara rutin juga terbukti dapat meningkatkan gairah seksual atau libido dan menurunkan risiko terjadinya disfungsi ereksi. Selain beberapa manfaat olahraga untuk kesehatan mental di atas, olahraga juga bisa menjadi salah satu cara positif dan menyenangkan untuk menghabiskan waktu luang. Aktivitas fisik ini juga bisa membuat Anda tidak merasa kesepian, terutama jika dilakukan bersama keluarga atau orang terdekat Anda. Olahraga bahkan baik untuk meringankan gejala menstruasi. Banyaknya Waktu Olahraga yang Dibutuhkan Secara umum, orang dewasa berusia 19–64 tahun disarankan untuk berolahraga sekitar 150 menit per minggu atau 30 menit per hari. Jika tidak sempat berolahraga, Anda juga bisa membagi waktu olahraga menjadi 2 sesi per hari, misalnya 15 menit di pagi hari dan 15 menit di sore hari. Jika selama ini Anda tidak terbiasa berolahraga dan kurang aktif bergerak, cobalah lakukan olahraga secara bertahap. Anda bisa memulainya dengan olahraga yang sederhana dan ringan, misalnya berjalan santai atau naik-turun tangga. Jenis aktivitas ini bisa membuat detak jantung meningkat dan membuat tubuh banyak berkeringat. Saat tubuh sudah mulai terbiasa, Anda bisa meningkatkan intensitas dan waktu olahraga sesuai kemampuan tubuh. Olahraga secara rutin baik dilakukan untuk orang yang sehat dan memiliki kondisi medis tertentu. Sebelum memulai olahraga, jangan lupa untuk melakukan pemanasan, ya. Namun, agar lebih aman, orang dengan kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung atau kelebihan asam laktat, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter guna memastikan jenis olahraga yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan fisik. Dengan demikian, manfaat olahraga pun dapat diperoleh secara maksimal. Unduh PDF Unduh PDF Berolahraga teratur sering kali terasa paling sulit dalam menjaga kebugaran dan kekuatan tubuh. Oleh sebab itu, pilihlah aktivitas yang paling sesuai dengan kepribadian Anda. Apakah Anda lebih suka berolahraga dengan teman-teman atau sendirian? Apakah Anda lebih suka berolahraga di pusat kebugaran atau di luar ruangan? Apa pun cara yang Anda sukai, ada aktivitas yang bisa Anda pilih agar tubuh Anda tetap sehat. 1 Ketahui kondisi tubuh Anda saat ini. Sebaiknya Anda memeriksakan kesehatan fisik sebelum mulai menjalani program latihan apa pun, terutama jika Anda mengalami masalah kesehatan yang berkaitan dengan jantung, paru-paru, ginjal, atau persendian. [1] Sebelum melakukan latihan intensitas sedang atau berat, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia. Jika Anda sudah berhenti merokok sejak enam bulan yang lalu, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai menjalankan program latihan. Jangan malu dengan kondisi Anda saat ini sebab yang menjadi prioritas adalah tujuan yang ingin Anda capai! KIAT PAKAR Claudia Carberry adalah dietisien terdaftar dengan spesialisasi cangkok ginjal dan konseling pasien untuk menurunkan berat badan di University of Arkansas for Medical Sciences. Dia adalah anggota organisasi Arkansas Academy of Nutrition and Dietetics. Claudia memperoleh gelar MS di bidang nutrisi dari University of Tennessee Knoxville pada 2010. Claudia Carberry, Dietisien Terdaftar, menyarankan "Agar tubuh tetap bugar dan kuat, lakukan latihan kekuatan selama 2 kali seminggu dan lakukan latihan kardio di sebagian besar waktu." 2 Tentukan target kebugaran yang Anda inginkan. Berusahalah mencari tahu tingkat kebugaran yang Anda butuhkan. Anda akan lebih termotivasi setelah mengetahui untuk apa Anda berolahraga. Kebugaran yang berkaitan dengan kesehatan bisa dicapai dengan menjaga tingkat kebugaran minimal sesuai usia untuk mengurangi risiko terkena penyakit karena kurangnya olahraga atau gizi yang rendah. Kebugaran yang berkaitan dengan performa ada hubungannya dengan aktivitas yang harus Anda lakukan sehari-hari. Contohnya, profesi tertentu seperti petugas pemadam kebakaran membutuhkan tingkat kebugaran yang lebih tinggi dibandingkan pendaki gunung yang melakukan aktivitas sebagai rekreasi. 3 Tentukan target kesehatan kardiovaskular. Latihan aerobik mampu meningkatkan efisiensi sistem kardiovaskular jantung dan paru-paru dalam menggunakan dan mendistribusikan oksigen melalui aliran darah di dalam tubuh kita. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS menyarankan agar penduduk Amerika berusia 18-64 tahun melakukan latihan aerobik intensitas sedang paling sedikit 2½ jam setiap minggu.[2] Intensitas sedang didefinisikan sebagai aktivitas yang membakar sekitar 5 kalori per menit.[3] Lakukan aktivitas paling sedikit 10 menit setiap sesi latihan sebab durasi yang lebih pendek akan berbeda manfaatnya.[4] 4 Tentukan target kekuatan dan daya tahan yang Anda inginkan. Latihan kekuatan dirancang untuk meningkatkan daya tahan berapa lama Anda sanggup berolahraga sekaligus memperbesar dan memperkuat otot. Penelitian menunjukkan bahwa latihan kekuatan mampu meningkatkan kepadatan tulang, memperbaiki persendian, dan mengurangi risiko cedera.[5] Latihan kekuatan disebut juga latihan nonaerobik sebab dalam latihan ini, tubuh menggunakan energi yang tidak membutuhkan asupan oksigen. 5Tentukan target yang realistis. Target yang tidak realistis hanya menimbulkan kekecewaan dan membuat Anda mudah menyerah, padahal Anda sebenarnya sudah mencapai progres yang besar. Bicarakan dengan pelatih atau dokter apa yang ingin Anda capai sebab mereka bisa membantu Anda menentukan target yang realistis dengan tenggat yang masuk akal. Iklan 1 Mulailah berjalan kaki secara rutin! Banyak olahraga aerobik yang tidak membutuhkan perlengkapan khusus sehingga bisa Anda lakukan secara gratis, di mana saja, kapan saja, misalnya naik turun tangga, loncat bintang, berjalan kaki, atau joging. Latihan aerobik yang membutuhkan peralatan atau lokasi tertentu, misalnya lompat tali, berenang, dan bersepeda. Ingatlah bahwa tubuh fisik yang terus bergerak akan lebih mudah digerakkan. Bergeraklah sesering mungkin saat Anda melakukan kegiatan sehari-hari! 2Bersihkan rumah. Banyak aktivitas di dalam rumah yang seperti sedang berlatih aerobik. Jangan lupa menyediakan waktu untuk berkebun, menyapu, mengepel, atau bermain dengan anak-anak yang membuat Anda banyak bergerak. 3 Lakukan aktivitas baru! Banyak pusat kebugaran dan sanggar olahraga yang menawarkan berbagai latihan aerobik yang baru. Jajaki latihan capoeira, yaitu latihan aerobik yang dikembangkan dari tarian penduduk Brazilia dan diimprovisasi dengan gerakan bela diri yang akhir-akhir sangat digemari di pusat kebugaran.[6] Jajaki berbagai latihan sampai Anda menemukan yang paling Anda sukai![7] Manfaatkan kondisi cuaca di tempat tinggal Anda. Belajarlah bermain ski jika Anda tinggal di daerah pegunungan yang bersalju atau berenang jika Anda tinggal di pinggir pantai yang banyak sinar matahari. Jika Anda senang berkompetisi, pilihlah latihan aerobik dengan bermain sepak bola atau bulutangkis. Iklan 1 Lakukan latihan beban. Latihan beban terbukti mampu meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah naiknya berat badan. [8] Latihan menggunakan beban yang lebih berat dengan sedikit repetisi gerakan akan meningkatkan kekuatan. Latihan menggunakan beban yang lebih ringan dengan repetisi gerakan yang lebih banyak akan meningkatkan daya tahan. Anda bisa memilih latihan beban menggunakan barbel atau mesin atau gabungan keduanya! 2 Lakukan latihan beban menggunakan berat badan sendiri. Walaupun banyak pusat kebugaran yang mengutamakan latihan beban, latihan penguatan bisa dilakukan tanpa peralatan apa pun, misalnya push up, setengah berjongkok squat, dan postur menyerang lunges.[9] Karena bisa dilakukan tanpa peralatan, latihan beban sangat cocok bagi orang-orang yang sering bepergian, tidak sempat datang ke pusat kebugaran, atau tidak punya tempat untuk meletakkan beban atau mesin. 3 Fokuskan latihan pada otot inti. Otot-otot di bagian perut, punggung, dan panggul berperan penting dalam semua aktivitas fisik, dimulai dari duduk sampai bermain tenis. Latihan penguatan otot inti bisa mencegah nyeri punggung, salah satu alasan yang paling umum mengapa orang Amerika perlu berkonsultasi dengan dokter. Lakukan latihan pilates. Latihan yang sedang populer ini diciptakan oleh Joseph Pilates awal 1900-an. Pilates berfokus pada penguatan otot inti yang terdiri dari otot perut, punggung bawah, pinggul, dan paha.[10] Jajaki latihan isometrik yang dilakukan dengan menahan postur tertentu selama beberapa detik atau beberapa menit. Postur papan, perahu, dan jembatan sangat besar manfaatnya untuk menguatkan otot inti.[11] 4 Lakukan latihan yoga. Latihan yoga sudah berkembang di India sejak ribuan tahun yang lalu. Latihan ini bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Selain meningkatkan kekuatan, yoga memberikan manfaat fisik, misalnya meningkatkan kelenturan dan keseimbangan. Sama seperti aktivitas lain, yoga bisa dilakukan di rumah atau di sanggar. Namun, pastikan Anda melakukan postur yoga dengan benar untuk mencegah terjadinya cedera dan dilatih oleh instruktur yoga yang sudah tersertifikasi agar Anda bisa mendapatkan umpan balik. Yoga lebih dari sekadar latihan fisik sebab fokusnya adalah melatih tubuh dan pikiran. Selain sebagai olahraga, yoga juga mengajarkan filosofi hidup.[12] Iklan 1 Jadikan olahraga sebagai kebiasaan. Anda akan lebih rutin berolahraga jika hal ini sudah menjadi kebiasaan. Sama seperti menyikat gigi yang selalu Anda lakukan secara rutin apa pun yang terjadi. Penelitian ilmiah atas fungsi saraf membuktikan bahwa membentuk kebiasaan baru membutuhkan waktu sampai 66 hari. Jadi, jika Anda berolahraga secara rutin selama dua bulan, Anda akan memiliki kebiasaan baru yang bertahan seumur hidup.[13] 2 Ajaklah teman berolahraga bersama. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berolahraga bersama teman cenderung lebih menikmati latihannya daripada mereka yang berolahraga sendirian.[14] Teman berolahraga membuat Anda mau berolahraga sejak jam 6 pagi! Pelatih pribadi bisa membantu Anda menentukan program latihan yang sesuai dengan kebutuhan dan memberikan motivasi. 3 Carilah tantangan. Mendaftarkan diri untuk mengikuti lomba lari 5K atau kompetisi kebugaran bisa menjadi target yang memacu semangat Anda. Carilah informasi berbagai lomba atau kompetisi di pusat kebugaran atau melalui internet.[15] 4 Catatlah progres yang sudah Anda capai. Kebugaran fisik tidak meningkat seperti garis lurus, tetapi dengan mengukur salah satu aspek kebugaran, Anda akan mengetahui progres yang sudah tercapai setelah jangka waktu tertentu sehingga Anda tetap termotivasi. Pencatat progres kebugaran elektronik mampu memberikan berbagai informasi kesehatan, dimulai dari menghitung langkah sampai mencatat pola tidur dan detak jantung.[16] Banyak situs web yang menyediakan fasilitas untuk mencatat progres kebugaran dan nutrisi. Contohnya, situs RunKeeper bisa membantu Anda menemukan teman yang ingin berlatih kebugaran.[17] Iklan Jangan lupa memenuhi kebutuhan nutrisi sebab olahraga tidak bisa menggantikan pola makan sehat. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?

agar kebugaran tetap terjaga berolahraga sebaiknya dilakukan